Sunday, December 7, 2008

Malam Raya Haji

Aku sedih. Sebab kerja aku sepanjang minggu ni asyik menunggu. Setia sungguh aku menunggu. Aku tak pasti sama ada aku bodoh atau apa. Kadang-kadang aku penat, tapi aku masih tetap setia menunggu. Rasa macam tunggu bulan jatuh ke riba. 

I know you're tired, but I can't help myself from not calling you while you're working. Or even if I know that you're still asleep, I still call you..like 10 times. Everytime. And if you happen to pick up after the 10th miscall, I'll blame myself for waking you up, knowing that you haven't had enough sleep for weeks. 

Tapi menunggu tu pun bukan kerja senang. Setiap kali aku tunggu, aku pikir macam-macam. Aku excited sangat-sangat bila dah ada janji. Aku bangun awal. Aku mandi, breakfast, blow rambut seawal yang mugkin sebab aku tak nak buang masa. Tapi bila janji tu tak ditepati, you have no idea how crushed I am. Remuk.

Tapi aku tetap menunggu. Aku masih berharap yang akan sampai suatu hari nanti aku tak perlu lagi menunggu. Paling tidak pun aku tak perlu lagi menunggu lama-lama. Aku sanggup menunggu. Walaupun mungkin kesudahannya aku akan kecewa. Tapi walaupun aku kecewa, aku masih sanggup untuk menunggu...


No comments: